Semoga kita semua tetap dalam rahmat dan bisa selalu menebar kebaikan untuk sesama.
Minggu, 20 Desember 2015
Minggu, 29 November 2015
19.54
Fauzi Baim
Jika anda berada diwilayah Sidoarjo, tepatnya di desa Karangbong kec Gedangan . Anda akan menemukan salah satu penjual jamu yang cukup bisa dibilang unik. Betapa tidak, penjual jamu yang mangkal didepan pabrik MPI ini, sebelumnya terkenal dengan selogan #SAK_IKI_JAMANE_MOCO kini menghadirkan terobosan baru dengan konsep HAFAL ALQURAN GRATIS SELAMANYA.
Alih-alih menjemput rezeqi dengan berjualan jamu keliling dimodifikasi dengan membawa aneka buku bacaan yang siap dibaca dan dipinjamkan pada para pelanggan seperti aktifitas hari-hari sebelumnya. Untuk kali ini Fauzi menghadirkan sesuatu yang sangat berbeda dari aktifitas hari-hari sebelumnya.
Semenjak postingan pertama di akun media sosial Facebook miliknya, tentang slogan HAFAL ALQURAN GRATIS SELAMANYA, mengundang banyak komentar netizen untuk simpati terhadap apa yang telah dilakukannya. Berbagai komentar positif dari media sosial banyak bermunculan atas postingan Fauzi Baim.
Dengan maksut bersedekah kepada mereka yang hafal Alquran, diharapkan mampu juga untuk menginspirasi orang lain, walau dengan konsep yang berbeda, namun tetap berbagi tuturnya. Adapun untuk mendapatkan fasilitas minum jamu gratis, tidak harus dengan membaca Alquran sampai selesei. Namun cukup bilang saya hafal Alquran, maka anda sudah bisa minum jamu gratis sepuasnya.
Anda hafal Alqur'an?
Jika iya, selamat anda bisa minum jamu gratis sepuasnya.
Minggu, 08 November 2015
22.23
Fauzi Baim
Sebenarnya banyak cerita yang bisa dituliskan untuk hari ini minggu 08/11/2015 tentang kegiatan mingtim MINGGU BERBAGI PERPUS TIM di pojok alun-alun sidoarjo. Cerita yang pertama tentang anak-anak yang ingin memiliki mainan edukasi dengan cara memasukkan kekantong bajunya.
Cerita kedua tentang salah satu paslon bupati yang lagi di liput salah satu media, kayaknyasih media televisi. Tapi aku juga gak sebegitu keponya dan hanya duduk sembari menontonnya dari kejauhan.
Ada atraksi barongsai, drumben, panco, sepeda bmx dll, yang saking banyaknya kegiatan di acara hari minggu dialun-alun sidoarjo ini. Tapi diriku juga masih tetep fokus pada acraku sendiri yaitu tebarkan budaya baca. Inilah sebagian cuplikan dokumentasi yang berhasil saya rangkum.




Senin, 02 November 2015
18.38
Fauzi Baim
Alhamdulilah, aktifitas minggu ini bisa begitu menyenangkan. Perpustakaan keliling atau gelar baca dipojok alun-alun sidoarjo berjalan dengan baik. Para pengunjung bisa dengan senangnya menikmati aneka bacaan yang tersedia.

Cerita hari ini minggu 1/11/2015 dimana pengunjung pertamaku adalah kakak beradik yang masih kecil-kecil dilanjut dengan pengunjung lainnya yang mulai berdatangan. Disitu saya baru melihat ada anak kecil bersama temannya yang masih usia Tk tapi yang membuat saya takjub adalah dia sudah sangat lancar membaca bersama temannya yang sudah kelas tiga Sd. Ini adalah pemandangan yang tak biasa bagi saya.

Masih sama seperti minggu-minggu sebelumnya, aneka permainan anak juga selalu saya bawa, dengan harapan agar para orang tua yang mengajak anak balita atau mereka yang belum bisa membaca, bisa tetep singgah untuk bermain menggunakan aneka permainan yang telah tersedia.

Pukul 9 lewat, pengunjung sudah sepi maka saya mulai untuk merapikan semua gelaran dan memasukkannya kedalam roda tiga. Dan akhirnya sayapun bergegas untuk mencari sarapan.
18.06
Fauzi Baim
Namanya Ismi fadhilah, gadis muda yang baru berumur 19 tahun belum genap. Namun aksinya patut untuk diacungi jempol, mengingat dia mampu menjalankan aksinya menebar budaya baca di Desa sekitarnya walau hanya dengan fasilitas yang seadanya.
Dengan menggunakan sepeda angin dan gerobak kecil yang ada diboncengannya dia berkeliling menjajakan aneka buku bacaan gratis yang siap dibaca anak-anak yang lagi asik bermain disalah satu teras tetangganya.
Ismi merupakan sosok yang sangat patut diacungi jempol, karena tidak hanya berkeliling menjajakan aneka bacaan, dia juga memberikan bimbel dan mengajar mengaji dirumahnya. Untuk bimbel dan mengaji semua bersifat gratis, namun ada juga yang memberikan dana sukarela untuk apa yang telah dia lakukan.
Adapun anak-anak yang mengaji atau ikut bimbel jumlahnya sekitar 15 anak, dan pelaksanaan bimbel ini selepas magrib hingga selesei. Ismi fadhilah gadis yang tinggal di dusun buaran desa keboguyang kec jabon kab sidoarjo dia sangat menaruh harapan besar agar anak-anak diwilayahnya bisa kian cerdas melalui program yang dia lakukan yaitu melalui bacaan yang ada di perpustakaan yang dikelolanya dan juga bimbel yang ia berikan.
Untuk saat ini koleksi buku yang dimilikinya baru sekitar 150 eksemplar dan ini baginya sudah banyak karena untuk menambah koleksi buku bacaan sangat sulit bagi ismi yang sama sekali tidak bisa menggunakan akses internet, apalagi meminta-minta kepada simpatisan diluar daerah. Semua itu disebabkan tidak adanya fasilitas internet dan juga fasilitas pelengkap lainnya. Dan dia sangat menaruh harapan besar jika ada orang yang peduli terhadap aksinya, tentunya dengan menyedekahkan buku-buku bacaan untuk perpustakaannya.
Namun dia mengucapkan syukur setidaknya didaerah dia tinggal, anak-anak masih belum terlalu terkontaminasi dengan gatget, setidaknya ini bisa mempermudah dia dalam mengembangkan budaya baca tukasnya.
Untuk melihat salah satu aksi nyatanya anda bisa KLIK DISINI.
Jangan lupa LIKE dan SHARE jika anda terinspirasi biar semakin banyak yang peduli pada orang-orang seperti mereka.
Jangan lupa mampir disini ya http://www.perpustim.blogspot.com/
Minggu, 25 Oktober 2015
06.59
Fauzi Baim
Pemandangan ini merupakan pemandangan yang jarang sekali saya temui diwilayah sekitar rumah saya. Karena diwilayah saya, anak-anak seusia mereka sudah pada asik pegang gadget semua.
Begitupun ketika berbicara tentang minat baca, minat mereka sebenarnya sangatlah tinggi. Hal itu saya dapati hanya dengan sekali ajakan mereka langsung berlarian masuk kedalam perpustakaan kecil yang koleksinya tak seberapa itu.
Hati saya sungguh tersentuh, melihat semangat mereka yang membaca sembari menceritakan ulang kepada teman yang juga datang untuk membaca. Namun kemampuan saya sunguh sangat terbatas, tapi sesuai dengan komitmen saya ketika menjalin kerjasama dengan ketuanya yaitu imadul mar’ah untuk proses pendirian perpustakan ini beberapa bulan yang lalu.
Saya hanya bisa katakan kepada pengurusnya, insya allah saya akan upayakan untuk bisa mendapatkan bantuan buku baru yang sesuai dengan segmen pembacanya, yaitu anak-anak. Disamping itu, daerah ini juga sangat layak dibantu, mungkin melalui buku-buku karena wilayah mereka merupakan area terdampak LUMPUR LAPINDO.
Ada juga keterbatasan lain yaitu mereka tidak memiliki akses internet atau alat dokumentasi agar bisa publikasi kepada khalayak luas tentang perpustakaan mereka, dan saya hanya bisa bantu publikasi, itupun ketika saya berkunjung saja. Sebab saya baru bisa dokumentasikan apa yang terjadi di perpustakaan itu.
Minggu, 18 Oktober 2015
19.39
Fauzi Baim
Bagi sebagian orang bisa tampil dilayar televisi itu suatu kebahagiaan tersendiri, begitupun sama halnya dengan diri saya. Tapi ini merupakan pengalaman saya yang pertama bisa tampil live. Maklum biasanya hanya liputan semacam berita atau dokumenter saja.
Perasaan grogi dan canggung tentunya ada, walau sudah sering berbicara didepan kamera, namun ini rasanya beda banget. Adapun yang membawa saya kali ini hingga bisa tampil live, bukan aktifitas rutin saya yaitu berjualan jamu sambil bawa buku. Maklumlah biasanya juga hanya sekedar liputan urusan perpustakaan, namun kali ini beda yaitu urusan film.
SepErti layaknya artis atau tamu undangan lainnya, kita semua dimak’up terlebih dahulu, biar tampil radak keren hehhehehe. Dibedakin juga lucu kata aldi yang menjadi lelaki pemeran utama atau sebagai abdul rozaq dalam film PATRIOT TENTARA PELAJAR ini. Rasa bahagia itu semoga bisa memotifasi tim ini untuk terus bisa berkarya dan lebih baik lagi dalam menciptakan sebuah karya, tentunya sesuai harapan kita semua yaitu menyajikan film yang memotifasi atau menginspirasi.
Film ini pengerjaannya memang sangatlah lama, kira-kira 10 bulan, itupun belum selesei. Maklumlah banyak kekurangan yang harus ditutupi dan tinggal satu sin lagi film ini akan kelar, namun dana yang dibutuhkan tidaklah sedikit hingga menyebabkan film ini rada terlamabat dari target yang sudah ditentukan. Tapi kita selalu bersyukur, setidaknya kita sudah bisa berproses untuk memahami cara produksi film yang baik.
Untuk anda yang ingin mengetahui cuplikan film yang kami garap, bisa klik di sini insya allah film ini akan bisa menginspirasi bagi para penonton. karena film ini menceritakan tentang semangat juang pada era tahun 47, dimana mereka masih dalam usia sekolah, tapi sudah harus mengangkat senjata.
SELAMAT MENONTON
Minggu, 11 Oktober 2015
20.40
Fauzi Baim
MAAF website resmi kami bermasalah, sehingga kami memilih alternatif baru yaitu membuat blog ini, karena semua data ada di website www.perpustakaantim. tidak dapat diakses untuk saat ini.
OKTOBER 2015
1. Kenanga
madura.
985 000.
2. Joseph.
Surabaya.
39 eksemplar.
3. Grenbooks
Bali.
54 eksemplar.
4. Renais
Sidoarjo
500.000
NOVEMBER
1. Ratri
Bogor
1. 3 eksemplar buku.
2. 1. pak buku gambar
3. 1. pak serutan pencil.
4. 4. pak kertas lipat.
5. 5. Botol lem kertas.
6. 1. pak pencil.
7. 1 lusin pencil warna.
2. Yusuf
surabaya
8 eksemplar buku
3. Mentari
200 ribu
4. Awal nona
Surabaya
89 eksemplar.
5. Penjual bawang.
Sidoarjo
25 eksemplar.
6. Dee kris
Sidoarjo
44 eksemplar
7. Renais
sidoarjo
500.000
8. Dini
sidoarjo
3 eksemplar
4. Renais
Sidoarjo
500.000
NOVEMBER
1. Ratri
Bogor
1. 3 eksemplar buku.
2. 1. pak buku gambar
3. 1. pak serutan pencil.
4. 4. pak kertas lipat.
5. 5. Botol lem kertas.
6. 1. pak pencil.
7. 1 lusin pencil warna.
2. Yusuf
surabaya
8 eksemplar buku
3. Mentari
200 ribu
4. Awal nona
Surabaya
89 eksemplar.
5. Penjual bawang.
Sidoarjo
25 eksemplar.
6. Dee kris
Sidoarjo
44 eksemplar
7. Renais
sidoarjo
500.000
8. Dini
sidoarjo
3 eksemplar
DESEMBER
1. 1001 BUKU 27 EKSEMPLAR
2. Andi
Malang
20 eksemplar.
3. Moch Anwar
sidoarjo
84 eksemplar.
4. ainia
2 eksemplar.
5. Renais
500 ribu.
TAHUN 2016.
JANUARI
1. YPPI SURABAYA
63 eksemplar
ALIRAN DANA MASUK TAHUN 2016
|
NO
|
WAKTU PENERIMAAN
|
NAMA
|
ALAMAT
|
NOMINAL
|
|
1
|
10/01/2016
|
Antoni P.
|
Sukorejo rt/rw 09/03
|
1.000.000
|
|
2
|
17/01/2016
|
YUSUF
|
SUKODONO
|
100.000
|
|
3
|
27/01/2016
|
Renais
|
Sidoarjo
|
500.000
|
|
|
|
|
|
|
|
1
|
02/02/2016
|
Dompet Dhuafa
|
Jakarta
|
5.000.000
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
6.600.000
|
ALIRAN DANA KELUAR
TAHUN 2016
|
NO
|
TANGGAL/BULAN/THN
|
KEPERLUAN
|
NOMINAL
|
|
1.
|
04/01/2016
|
Transpot outbond Paud
|
500.000
|
|
2.
|
11/01/2016
|
ATK ( PELANGI SIDOARJO)
|
116.200
|
|
3.
|
11/1/2016
|
STEMPEL 2 ( CIASUN MUNCUL BUDURAN)
|
70.000
|
|
4.
|
18/1/2016
|
AMPLOP 2.( SONY SUKOREJO)
|
4.000
|
|
5.
|
18/1/2016
|
BIAYA POS PROPOSAL DD.
|
13.500
|
|
6.
|
27/1/2016
|
Speedy
|
167.000
|
|
7.
|
29/1/2016
|
banner
|
33.000
|
|
8.
|
29/1/2016
|
Insentif guru paud 125 000@x3
|
375.000
|
|
|
|
TOTAL
|
1.278.700
|
|
1
|
01/2/2016
|
Atk ( pelangi)
|
37.700
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
total
|
|
|
|
|
1.316.400
|
Langganan:
Komentar
(
Atom
)










![DSC00829[1]](http://pocimedia.com/wp-content/uploads/2015/11/DSC008291-300x169.jpg)




